“Di
Akhir Riwayat, Bermula Kembali”
Mukadimah
Pada
entri ini aku tak nak menulis panjang-berjela-jela. Sebabnya aku nak titipkan
51++ Riwayat (Al-Hadith) yang disabdakan oleh Rasul-ALLAHU (Utusan Pesuruh
ALLAH) An-Nabiyina (Nabi Kami) Muhammad (Yang Terpuji) – (NM).
NM
bersabda mengenai IM. Inilah isi entri pada kali ini.
Kedua-duanya
pun Rasul (di utus sebagai pesuruh). Kedua-duanya pun Imam (pemimpin).
Kedua-duanya pun Khalifa-ta-ALLAHU (Wakil-pada-ALLAH). Ada segolongan yang
berkata yang seorang itu Nabi (Pembawa Khabar) dan yang seorang itu Khatam(Penutup)-an-Nabiyina(Nabi
Kami). Ada segolongan yang berkata yang seorang itu Khatam-an-Nabiyina juga
Rasul dan yang seorang itu Rasul yang bukan Nabi. Kebanyakannya berkata yang seorang
itu Khatam-an-Nabiyina juga Rasul dan yang seorang itu Imam yang bukan Nabi dan
bukan juga Rasul.
Paling
senang kita rujuk perkataan pada Al-Qur’an dan Hadith:
“Muhammadun
Khatam-an-Nabiyina” iaitu Muhammad Yang Satu Penutup Nabi Kami.
“An-Naas-Al-Imamah”
iaitu Pemimpin Seluruh Umat Manusia.
“Ahl-al-Bayt”
iaitu Ahli Rumah ‘Ibraahim juga serupa Ahli Rumah Muhammad.
“Al-Mahdi”
iaitu Kendongan ‘Isaa ibn Maryaam juga maksudnya Yang DiTunjuki.
Tak
kisahlah apa pun…ALLAH Lebih Tahu dan Dia Maha Tahu.
Tak
sesat pun akidah selagi kita mengaku ALLAH itu Tuhan Yang Satu-satunya Hak (ada
punya hak) dan Haq (benar) untuk disembah dan segala yang lainnya Tiada Hak
(tidak berhak) dan Tiada Haq (Bathil/Palsu) untuk kita sembah.
Yang
paling aku suka, aku dah kena cap (chop) “Blogger Akhir Zaman Yang Menentang
Arus Semasa” dalam salah satu forum wali-wali syaitaan.
Yang
agak aku suka, aku dah kena label (sticker) “Al-Kaf-Fa-Raa Dajjal” di tengah
dahi dalam salah satu forum ASWJ Pewaris Nabi.
Yang
aku suka, aku dah kena fatwa “Sesat” di salah satu forum ‘Alam Jin.
Yang
paling aku tak suka, kalaulah esok hari Sabtu sebelum matahari terbit, berlakulah
As-Saati-il-Qiyamah…99.999% manusia bersangka mereka masuk Syurga Impian padahal
Syurga Impian bagi mereka itu sebenarnya Neraka Igauan bagi mereka. Maka
menanglah ‘Iblisin (pengikut ‘Iblis) iaitu Al-Masih-ud-Dajjal menyesatkan majoriti
Baani Aadam. Tapi ALLAH Dia-kan Maha Menang dan takkan dibiarkan-Nya berlaku
begitu.
Yang
paling aku takut, jika masa diputar balik (rewind) dan aku jadi Aadam The One dan
‘Iblis pula menjadi Hawa-ku. Eve, Evil, dEvil dan Hawa (Nafsu) kan dekat-dekat
maknanya? Berjenuhlah aku nak melayan Hawa membiakkan genetic Baani Aadam yang
berpuluh billion ramainya!
“Berhentilah
mengarut Zaidiiiiiiyi”, begitulah “bisikan” Srikandi yang terbaru aku dengar
sekarang. Sebut pasal bisikan, teringat aku soalan favourite doctor-doctor pakar yang tua-tua dan doctor-doctor bakal yang muda-muda (lagi lawa-lawa) yang
“interview” aku dulu: “Ada dengar bisikan?”. Aku jawab: “Adaaaa…ada 2 jenis,
yang satu itu bisikan di telinga sampai berair lubang telinga 3 bulan dan yang
satu lagi bisikan hatif yang tak henti-henti di hati. Yang di telinga itu suara-suara
jin tapi tidaklah memudaratkan kerana saya belajar ilmu Khalifa-ta-Khatam-ad-Jaan
tetapi yang di hati tu yang merunsingkan sebab ia semacam wahyu. Dan wahyu pula
ada 60 cabang dalam dua jenis. Yang satu berkalam-kalam yakni Wahyu Kalimat seperti
yang diturunkan pada Al-Qur’an dan yang satu lagi berbalam-balam yakni Wahyu
Inspirasi seperti yang Nabi sabdakan pada khalayak…misalnya:-
1.
Dari
'Ali r.a., bersabdalah Rasulullah SAW.:
"Al-Mahdi itu adalah dari kami, Ahlul-Bayt, Allah akan
memperbaikinya dalam satu malam." (HR. Ahmad).
2.
Dari
Ummu Salamah, ia berkata: "Aku dengar Rasulullah SAW. bersabda:
"Al-Mahdi itu adalah dari keturunanku,
yakni putera Fatimah." (HR. Abu Dawud, Ibn Majah, Tabrani, dan al-Hakim).
3.
Dari
'A'isya r.a., ia berkata: Rasulullah SAW. bersabda:
"Al-Mahdi itu adalah seorang laki-laki
dari keturunanku, ia berperang atas dasar sunnahku, sebagaimana aku berperang
atas dasar wahyu." (HR. Nu'aim ibn Hammad)
4.
Dari
Hudzaifah r.a., berkata: Rasulullah SAW. bersabda:
"Al-Mahdi itu adalah seorang laki-laki
dari anak keturunanku, warna-nya, warna Arab, tubuhnya tubuh orang Isra'il,
pada pipi sebelah kanannya ada tahi lalat. Seakan-akan dia seperti bintang
bercahaya, memenuhi bumi dengan keadilan, sebagaimana dipenuhinya bumi itu oleh
kepalsuan. Penghuni bumi dan langit, burung di udara merasa senang kekhilafatan-nya."
(HR. Rauyani dan Abu Nu'aim) .
5.
Dari
Husain r.a., bahwasanya Nabi SAW. bersabda:
"Gembirakanlah hai Fatimah, al-Mahdi
itu dari mu." (HR. Ibn 'Asakir)
6.
Dari
Hudzaifah r.a., berkata: "Rasulullah SAW. Bersabda:
"Al-Mahdi itu adalah seorang laki-laki
dari anak-ku, wajahnya seperti bintang bercahaya." (HR. Rauyani dan Abu
Nu'aim)
7.
Dari
'Ali dari Nabi SAW. bersabda:
"Seandainya masa itu hanya tinggal
sehari saja lagi, pastilah Allah mengutus seorang laki-laki dari Ahl Bayt-ku
yang akan memenuhi masa itu dengan keadilan sebagaimana ia pernah dipenuhi oleh
kepalsuan." (HR. Abu Dawud)
8.
Dari
Ibn Mas'ud dari Nabi SAW. bersabda:
"Nama al-Mahdi adalah Muhammad."
(HR. Nu'aim ibn Hammad)
9.
Dari
'Ali r.a., dan ia memandang puteranya Hasan, maka ia berkata:
"Sungguh anakku adalah seorang tuan,
sebagaimana Nabi SAW menamakannya Sayyid. Dan akan lahir seorang laki-laki dari
tulang sulbiya yang diberi nama dengan nama nabi kalian, yang menyerupai dari perangainya
tetapi tidak serupa dari kejadiannya, kemudian menyebutkan sebuah kisah akan
memenuhi bumi dengan keadilan." (HR. Abu Dawud)
10.
Nari
Abu Sa'id r.a. dari Nabi SAW., bersabda:
"Al-Mahdi itu dari-ku, dahinya luas, hidungnya
mancung, dia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi itu telah dipenuhi
oleh kezaliman dan kepalsuan, ia berkuasa selama tujuh tahun." (HR. Ahmad,
Ibn Abi Syaibah, Ibn Majah, Nu'aim ibn Hammad, dan al-Hakim)
11.
Dari
Abu Sa'id r.a., dari Nabi SAW. bersabda:
"Al-Mahdi itu dari kami Ahlul-Bayt,
seorang laki-laki dari ummatku, hidungnya mancung, dia akan memenuhi bumi
dengan keadilan sebagaimana ia dipenuhi oleh kepalsuan." (HR. Abu Nu'aim)
12.
Dari
Anas r.a., "Aku mendengar Rasulullah bersabda:
"Kami tujuh orang putera
'Abdul-Muttalib yang menjadi Sayyid kepada ahli surga: Aku, Hamzah, 'Ali,
Ja'far, Hasan, dan Husain, dan al-Mahdi." (HR. Ibn Majah dan Abu Nu'aim)
13.
Dari
'Auf ibn Malik r.a., bahwasanya Nabi SAW. bersabda:
"Akan datang fitnah yang gelap gulita
(kesesatan yang besar), yang diikuti oleh fitnah-fitnah yang satu terhadap yang
lain, sehingga keluarlah seorang laki-laki dari Ahlul-Bait-ku yang disebut
al-Mahdi. Maka apabila kamu menjumpainya, ikutilah dia, dan jadilah kamu
tergolong orang yang mendapat petunjuk." (HR. Tabrani)
14.
Dari
Abu Sa'id al-Khudri, ia berkata: Rasulullah SAW. mengingatkan:
"Akan menimpa ummat ini suatu fitna
sehingga tidak ada tempat untuk berlindung yang dapat melindunginya dari
kezaliman, kemudian Allah mengutus seorang laki-laki dan keturunan Ahlul-Bayt-ku.
Maka dia memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana ia dipenuhi oleh kezaliman,
penghuni langit dan bumi merasa senang kepadanya. Langit tidak menahan sesuatu
pun dari titik-titik hujannya, kecuali ia menurunkannya dengan deras, dan bumi
tiada pula menahan sesuatu pun dari yang tumbuh darinya, sehinggakan orang yang
telah mati. Al-Mahdi saat itu hidup tujuh atau delapan tahun ." (HR.
al-Hakim)
15.
Dari
'Ali al-Hilali r.a., bahwasanya Rasulullah SAW. bersabda kepada Fatimah:
"Demi Tuhan yang mengutus aku membawa
kebenaran, sesungguhnya dari keduanya yakni Hasan dan Husain, Mahdi dari ummat
ini, apabila dunia telah menjadi goncang kerna pertempuran, fitnah merajalela,
jalan-jalan terputus, sebagian menyerang satu sama lain, maka yang tua tiada sayang
kepada yang muda, dan yang muda tiada lagi menaruh hormat kepada yang tua. Maka
pada saat itu Allah mengutus dari Hasan dan Husain, seorang yang akan meroboh
benteng kesesatan dan hati-hati yang pekat. Dia akan menegakkan Agama ini pada
akhir zaman, sebagaimana aku menegakkan Agama itu di masa pertama. Di akan
memenuhi bumi dengan keadilan, sebagaimana ia dipenuhi oleh kepalsuan."
(HR. Tabrasõi dan Abi Nu'aim)
16.
Dari
'Ali ibn Abi Talib, bahwasanya ia bertanya kepada Rasulullah SAW.:
"Apakah al-Mahdi itu dari kita atau
selain kita, ya Rasulullah?" Jawab Nabi: "Bahkan dari kita. Pada kita
Allah menutup sebagaimana pada kita Allah telah memberi kemenangan. Kerna
kitalah diselamatkan dari kemusyrikan, dan kerna kita pula Allah menjinakkan di
antara hati-hati mereka, sesudah permusuhan yang jelas, sebagaimana Allah telah
menjinakkan hati-hati mereka sesudah permusuhan syirk!" (HR. Tabrani)
17.
Dari
Ibn Mas'ud r.a., ia berkata: Nabi bersabda:
"Seandainya dunia tinggal satu malam
saja lagi, pasti Allah memanjangkan malam itu, sehingga seorang dari Ahlul-Baytku
berkuasa, namanya serupa dengan namaku, dan nama bapaknya serupa dengan nama
bapaku. Dia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana ia dipenuhi oleh
kezaliman dan kepalsuan, dan ia membagi-bagikan harta secara rata. Dan Allah
menjadikan hati ummat ini merasa kaya, maka ia menetap selama tujuh atau
sembilan dan sesudah itu, tidak ada lagi kebaikan dalam hidup." (HR. Abu
Nu'aim)
18.
Dari
Ibn Masud r.a., ia berkata: Sewaktu kami berada di samping Rasulullah SAW.,
tiba-dba datang sekelompok pemuda dari Bani Hashim, maka setelah nabi melihat
mereka, tergenanglah air matanya dan berubahlah warnanya. Maka aku pun
bertanya: "Kami senantiasa melihat wajahmu ada sesuatu yang
dibencinya," maka ucap beliau:
"Sungguh kami dari Ahlul-Bayt, yang
Allah telah memilihkan untuk kami kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia.
Dan sesunggunnya Ahlul-Bayt-ku sesudahku nanti akan menemui bencana dan pengusiran
sehingga datang sekelompok orang dari arah sebelah timur yang membawa bendera
hitam. Mereka menuntut hak, maka hak itu tidak diberikan lalu mereka
memeranginya, mereka pun kemudian memperoleh kemenangan. Selanjutnya apa yang
telah mereka minta itu diberikan, tetapi mereka tidak mau menerimanya, sehingga
mereka memberikannya kepada seorang laki-laki dari Ahlul-Bayt-ku. Kemudian dia
memenuhinya dengan keadilan sebagaimana dipenuhi ia oleh kepalsuan. Maka
barangsiapa di antara kalian yang menjumpai yang demikian itu, hendaklah
mendatangi mereka sekalipun harus merangkak di atas salju, maka sebenarnya
merekalah al-Mahdi." (HR. Ibn Abi Syaibah, Nu'aim ibn Hammad dan Ibn Majah
dan Abu Nu'aim)
19.
Dari
Sa'id ibn Musayyab, ia berkata: Rasulullah bersabda:
"Bendera-bendera hitam milik Bani.... muncul
dari timur Arab, kemudian mereka tinggal selama dikehendaki Allah, kemudian kecil
berbendera hitam muncul memerangi seorang laki-laki dari putera Abu Sufyan dan
kawan-kawannya, dari sebelah timur, mereka diharuskan taat pada al-Mahdi."
(HR. Nu'aim ibn Hammad)
20.
Dari
Sauban r.a., ia berkata: "Rasulullah SAW., bersabda:
"Tiga kesemuanya adalah putera
Khalifah, akan berperang dekat tempat perbendaharaanmu, kemudian tidak seorang
pun dari mereka yang memperolehnya. Lalu dari arah timur (Nabi menunjukkan
tangannya ke arah Khorasan) muncul bendera-bendera hitam memerangi kalian,
dengan perang yang belum pernah digunakan oleh sesuatu kaum pun, kemudian
datang Khalifa-ta-Allaha al-Mahdi. Apabila kalian mendengarnya, maka datangilah
dia dan berbai'atlah padanya, sekalipun merangkak di atas salju, maka
sesungguhnya dia adalah Khalifa-ta-Allaha al-Mahdi. (HR. Ibn Majah, al-Hakim,
dan disahihkan oleh Abu Nu'aim)
21.
Dari
Sauban al-Baihaqi, berkata: RasululIah SAW. bersabda:
"Apabila kalian melihat
bendera-bendera hitam datang dari (menunjukkan tangan arah Khorasan, yakni
Timur), maka datangilah dia, sesungguhnya disana ada Khalifa-ta Allaha
al-Mahdi." (Musnad Imam Ahmad dalam Dala'ilun-Nubuwwah. Juga diriwayatkan
oleh Nu'aim ibn Hammad, al-Hakim, dan Abu Nu'aim.)
22.
Dari
'Amr ibn Yasir, berkata: Rasulullah bersabda:
"Hai 'Abbas! Sesungguhnya perkara ini,
Allah telah memulai dengan aku, dan akan diakhirinya oleh seorang laki-laki
dari putera-mu, dia akan memenuhinya dengan keadilan sebagaimana bersama-sama
'Isa a.s." (Lihat dalam Kanzul-'Ummal, Juz VII, hlm. 177)
23.
Dari
'Ali, Nabi SAW., bersabda:
"Akan muncul seorang laki-laki dari
belakang sungai, yang disebut al-Harith, seorang petani yang didahului oleh
seorang laki-laki yang disebut Mansur. Dia tinggal atau menetap bersama keluarga
Muhammad SAW., sebagaimana orang Quraisy tinggal bersama Rasulullah SAW., dan
wajib bagi setiap Mukmin menolongnya atau memenuhi ajakannya."
24.
Rasulullah
SAW., bersabda:
"Ya Allah jadikanlah dia pemimpin dan
al-Mahdi." (HR. Tirmizi)
25.
Dari
Abu Hurairah r.a., dari Nabi SAW. bersabda:
"Akan ada diantara ummatku al-Mahdi,
jika umurnya pendek maka tujuh, jika tidak, maka delapan dan jika tidak juga,
maka sembilan tahun. Ummatku akan memperoleh kenikmatan yang belum pernah
mereka perolehnya seperti itu, orang baik-baik di antara mereka maupun dari
orang jahat. Allah akan menurunkan hujan lebat pada mereka, dan bumi tidak akan
menahan yang tumbuh sedikit pun, dan harta benda akan bertompok-tompok. Seorang
berseru, "Hai Mahdi! berikanlah harta itu kepadaku!" Maka jawabnya:
"Ambillah!" (HR. ad-Daruqutni dar Tabrani)
26.
Dari
Abu Sa'id r.a., Sungguh Rasulullah SAW. Telah bersabda":
"Al-Mahdi akan muncul dari ummatku,
Tuhan akan menurunkan hujan untuk manusia, ummat akan merasa senang, ternakan
hidup, dan bumi menumbuhkan, dan harta akan diberikan dengan merata." (HR.
Abu Nu'aim dan al-Hakim)
27.
Dari
Abu Sa'id al-Khudri r.a., dari Nabi SAW. bersabda:
"Sungguh dari ummatku akan muncul
al-Mahdi, yang hidup lima, tujuh, atau sembilan - Sa'id yang meriwayatkan hadis
ini - ragu-ragu. Lalu kami bertanya, apa maksudnya yang demikian itu?" Ia
menjawab: "Tahun." Sabda Nabi selanjutnya: "Maka datanglah
seorang laki-laki kepadanya, lalu berkata: "Hai Mahdi berilah aku!"
Kata Mahdi: Kemudian ia datang kepadanya membawa dengan kainnya sekuat-kuat ia
membawanya." (HR. Tirmizi dan katanya ini hadis hasan-sahih)
28.
Dari
Abu Sa'id r.a., ia berkata: Rasulullah bersabda:
"Ketika masa terhenti, dan fitnah
merajalela, seorang laki-laki yang disebut al-Mahdi yang pemberiannya dapat
menenangkan." (HR. Nu'aim dan Abu Nu'aim)
29.
Dari
Abd Sa'id r.a., bahwasanya Nabi SAW. Bersabda:
"Akan ada di kalangan ummatku seorang
al-Mahdi, jika umurnya sedang maka tujuh, apabila tidak maka sembilan. Ummatku
akan mendapat kenikmatan yang belum pernah terdengar sama sekali nikmat seperti
itu. Bumi akan memberikan hasilnya dan tak ada sesuatupun yang ditahannya dari
mereka. Harta pada saat itu bertimbun-timbun lalu berdirilah seorang lelaki dan
berkata: "Hai Mahdi berikanlah aku." Jawabnya: "Ambillah
olehmu." (HR. Ibn Majah)
30.
Dari
ibn 'Umar r.a., berkata, Nabi SAW. bersabda:
"Al-Mahdi akan muncul dan kepalanya
berserban. Besertanya seorang penyeru yang berseru – “Inilah Mahdi Khalifat Allah,
kerna itu ikutilah dia”. (HR. Abu Nu'aim)
31.
Dari
'Umar r.a., ia berkata: Rasulullah SAW. Bersabda:
"Al-Mahdi akan muncul dan di atas
kepalanya ada malaikat yang berseru: ‘Ini adalah al-Mahdi, kerna itu ikutilah
dia!" (HR. Abu Nu'aim)
32.
Dari
'Abdullah ibn Sa'id az-Zubaidi berkata:Rasulullah SAW. bersabda:
"Manusia akan keluar dari arah timur
menyerahkan kekuasaan kepada al-Mahdi." (HR. Ibn Majah dan Tabrani)
33.
Dari
'Amr ibn 'As berkata:
"Tanda akan munculnya al-Mahdi,
apabila ada pasukan tentara terbenam di daerah Bai’da', maka itulah tanda
keluarnya Mahdi." (HR.Nu'aim)
34.
Dari
Abu Sa'id r.a., ia berkata: Rasulullah bersabda:
"Aku beri kalian khabar gembira
tentang al-Mahdi yaitu, dia seorang laki-laki dari suku Quraisy, yang dikirim
untuk ummatku ketika manusia dalam perselisihan dan kegoncangan. Maka ia akan
memenuhi bumi dengan keadilan, sebagaimana bumi telah dipenuhi oleh kepalsuan
dan kezaliman. Penghuni langit dan bumi akan merasa senang kepadanya. Ia akan
membagi-bagikan harta benda secara haq, kemudian ada seorang laki-laki bertanya
kepadanya: "Apakah arti haq itu"? Jawabnya: "Di antara manusia, yang
sama banyak. Dan hati ummat Muhammad akan dipenuhi oleh rasa kaya, dan
keadilannya merata mereka, sehingga dia menyuruh seorang penyeru yang berseru:
"Barang siapa perlukan-ku, maka tak seorang pun yang datang kepadanya,
kecuali seorang laki-laki, lalu ia meminta sesuatu kepadanya." Al-Mahdi
berkata: Datanglah kepada petugas yang mengurusnya, sehingga ia
memberimu!" Kemudian ia datang kepadanya dan mengatakan: "Aku adalah
di utus Mahdi kepadamu, agar kamu memberi harta kepadaku. "Selanjutnya ia
menyatakan: "Akulah di antara ummat Muhammad seluruhnya yang paling haloba
nafsunya, mereka semua jika membelek-belek harta ini, maka ditinggalkan harta
ini, selain aku, lalu harta itu dikembalikan kepadanya, lalu berkatalah petugas
itu: "Sungguh kami tidak akan menerima balik apa yang telah kami
berikan." Maka tinggallah Mahdi dalam keadaan yang demikian itu, enam,
atau tujuh, atau delapan, atau sembilan tahun. Dan sepeninggalannya tidak ada
lagi kehidupan yang sebaik itu." (HR. Ahmad, al-Mawardi, dan Abu Nu'aim)
35.
Dari
Abu Sa'id al-Khudri r.a., dari Nabi SAW. bersabda:
"Akan berkumpullah bersama-sama
al-Mahdi, ummat-nya seperti berkumpulnya lebah pada ratunya. Dia akan memenuhi
bumi dengan keadilan sebagaimana ia dipenuhi oleh kepalsuan sehingga manusia
menjadi sebagaimana halnya keadaan mereka yang mula-mula, tidak membangunkan
orang yang tidur dan tidak pula mengalirkan darah." (HR. Nu'aim ibn
Hammad)
36.
Dari
Jabir r.a., ia berkata: Rasulullah bersabda":
" 'Isa ibn Maryam akan turun, lalu ia
bersabda: "Pemimpin mereka adalah al-Mahdi". (Mahdi) berkata,
"Marilah solat bersama kami.". Ia menjawab: "Ingatlah! Bahwasanya
sebagian kamu menjadi pemimpin pada sebagian yang lain, sebagai penghormatan
Allah kepada ummat ini." (HR. Abu Nu'aim)
37.
Dari
Jabir ibn 'Abdillah r.a., berkata: Rasulullah SAW. bersabda:
"Segolongan ummatku akan selalu
berperang membela kebenaran, sehingga turunlah 'Isa ibn Maryam pada saat fajar
terbit di Bayt-al-Maqdis. Ia turun pada al-Mahdi, maka dikatakan (oleh
Al-Mahdi): "Majulah ke depan hai Nabi Allah! dan salatlah bersama kita."
Maka ia ('Isa) berkata: "Ummat ini menjadi pemimpin sebagian yang satu
pada sebagian yang lain." (HR. Ibn Amr ad-Dani)
38.
Dari
Hudzaifah r.a., berkata: "Rasulullah SAW., bersabda:
"Mahdi menolehkan mukanya, dan sungguh
'Isa ibn Maryam telah turun seakan-akan air menetes dari rambutnya, maka
berkatalah Al-Mahdi: Majulah ke depan dan salatlah bersama-sama seluruh umat
manusia. 'Isa menjawab: "Sesungguhnya salat itu di-iqamatkan adalah
untukmu, lalu salatlah 'Isa al-Masih di belakang seorang laki-laki dari anak
keturunanku." (HR. Abu 'Amr ad-Dani)
39.
Dari
Abu Umamah r.a., ia berkata: Rasulullah telah berkhutbah pada kita dan beliau
menyebut-nyebut tentang Dajjal, lalu bersabda:
"Kota Madinah akan bersih dari kotoran
yang mengotorinya, sebagaimana seperti alat peniup api membersihkan kotoran
besi. Hari itu akan disebut sebagai Hari Pelepasan (Yaum-al-Khalas)." Ummu
Yuyaik berkata: "Dimanakah di saat itu orang-orang Arab hai Rasulullah?
"Nabi menjawab: "Mereka pada hari itu sedikit, kebanyakan mereka
berada di Bayt-al-Maqdis dan imam mereka adalah al-Mahdi, seorang laki-laki
saleh. Sewaktu imam mereka telah ke depan, salat subuh bersama mereka,
tiba-tiba turunlah 'Isa ibn Maryam kepada mereka waktu itu. Maka imam pun sorot
ke belakang supaya dia 'Isa menjadi imam. Kemudian ia ('Isa) meletakkan
tangannya diantara kedua bahunya (Al-Mahdi) kemudian 'Isa berkata kepada al-Mahdi:
"Kedepanlah dan salatlah, kerana sebenarnya salat yang telah di-iqamat itu
adalah untukmu." Maka salatlah bersama mereka imam mereka." (HR. Ibn
Majah, Ibn Khuzaimah, Abu 'Uwanah, al-Hakim, Abu Nu'aim)
40.
Dari
Ibn 'Abbas r.a., ia berkata: Rasulullah SAW. bersabda:
"Tidak akan binasa suatu ummat, yang
aku sebagai Pemulanya, 'Isa ibn Maryam sebagai Penutupnya, dan al-Mahdi pada
pertengahannya." (HR. Abu Nu'aim)
41.
Dari
Anas ibn Malik dari Nabi SAW., bahwasanya beliau bersabda:
"Tidak seorang pun al-Mahdi, kecuali
'Isa ibn Maryam." (HR. Baihaqi dan al-Hakim)
42.
"Hampir
dekat masanya, orang yang hidup di antara kalian, akan berjumpa dengan 'Isa ibn
Maryam sebagai Imam Mahdi."
43.
Dari
Anas r.a., Nabi SAW. bersabda:
"Keadaan tidak akan bertambah
melainkan hanya kesusahan, dunia tidak akan bertambah melainkan hanya semakin
surut ke belakang, tiada bertambah manusia melainkan semakin haloba, tidaklah
Hari Qiyamat akan terjadi, melainkan manusia semakin bertambah jahat, dan
ketiadaan Mahdi akan muncul kembali 'Isa ibn Maryam." (HR. Ibn Wajah)
44.
Sabda
Nabi SAW.:
"Hampir masa, orang yang hidup antara
kalian akan berjumpa dengan 'Isa ibn Maryaam sebagai imam dan sebagai hakim
yang adil." (HR. Ahmad)
45.
Nabi
bersabda, bahwa al-Mahdi akan menyatakan:
"Dan barang siapa ingin melihat 'Isa
al-Masih dan Sam'un, maka aku inilah orangnya." (Birhar al-Anwar, juz 13,
hlm.202)
[Nota: Dikisahkan, bahawa Rasullah Muhammad
SAW tesenyum sendiri, lalu bertanyalah salah seorang sahabatnya, “Apa yang
membuatmu tersenyum wahai Rasulullah? ”Rasullah menjawab, “Diperlihatkan
kepadaku hari akhir ketika dimana seluruh manusia dikumpulkan di Mahsyar. Semua
Nabi dan Rasul berkumpul bersama umatnya masing-masing, masuk ke dalam syurga.
Ada salah seorang nabi yang dengan membawa pedang, yang tidak mempunyai
pengikut satupun, masuk ke dalam surga, dia adalah Sam’un.”]
46.
Dari
Hudzaifah ibn Yaman, berkata: "RasululIah SAW. bersabda:
"Apabila telah melepasi 1240 tahun,
Allah akan mengutus al-Mahdi." (an-Najmus-Saqif, Juz: II, halaman 209)
[Nota: Jama'ah Ahmadiyya memandang riwayat
tersebut di atas sebagai suatu yang tepat, imam mereka Mirza Ghulam Ahmad yang
diakui sebagai al-Mahdi telah lahir pada tahun 1250H, dan mendakwa dirinya
sebagai al-Mahdi dan al-Masih pada tahun 1290. Dan kelahirannya tersebut
ditandai dengan terjadi dua kali gerhana, yaitu gerhana bulan di awal Ramadan
dan gerhana matahari dipertengahannya, sebagai dinyatakan dalam hadis berikut
ini:
Dari Muhammad ibn 'Ali berkata:
"Sesungguhnya (kelahiran) Mahdi kita, ditandai oleh dua hal yang belum
pernah terjadi sejak Allah mencipta langit dan bumi. Yaitu gerhana bulan
dipermulaan bulan Ramadan dan gerhana matahari dipertengahannya. Keduanya tidak
pernah terjadi sejak Allah mencipta langit dan bumi." (HR. ad-Daruqutni)]
47.
Dari
'Amr ibn 'As berkata: "Tanda al-Mahdi yaitu apabila ada pasukan perang
terbenam di Ba'ida, maka itulah tanda keluarnya al-Mahdi".
48.
Dari
Qatadah r.a., berkata: RasulullahSAW. bersabda:
"Mahdi akan muncul dari antara Madinah
ke Makkah. Kemudian ia dikeluarkan oleh orang-orang dari tengah-tengah kelompok
mereka. Lalu mereka berbai'at kepadanya di antara rukun dan maqam, sedang ia tidak
menyukainya." (HR Nu'aim ibn Hammad)
49.
Nabi
bersabda:
"Al-Mahdi akan keluar dari sebuah
kampung yang disebut Kar'ah." (HR. Abu
Nu'aim dan Abu Bakr al-Maqri)
"Al-Mahdi akan keluar dari suatu
kampung yang disebut kampung Karimah." (HR.
Abu Nu'aim)
"Al-Mahdi akan muncul dari sebuah
kampung yang disebut Kadi'ah."
(Jawahirul-Asrar, karya Syaikh 'Ali Hamzah ibn 'Ali at-Tusi)
"Akan muncul bintang berekor di
sebelah timur sebelum keluarnya al-Mahdi." (HR. Nu'aim)
50.
Dari
Husain ibn 'Ali, ia meriwayatkan:
"Apabila kalian melihat tanda api
besar di ufuk langit di sebelah timur, yang keluarnya di malam hari, maka saat
itu manusia akan mendapat kelapangan dan di waktu itulah kemunculan
al-Mahdi."
51.
"Jika
kalian melihat nyala api di sebelah ufuk tiga atau tujuh hari, maka haraplah
kelapangan untuk keluarga Muhammad, 'insya Allah." (HR. Imam Muhammad ibn
Bakir
6 comments:
bagus artikel ni tapi...
Kita sebagai jiran tetangga digalakkan untuk saling ziarah menziarahi.. huhu..
Jom masuk blog saya. Ada post terbaru bertajuk Realiti Betul Perempuan dan Duit
Assalamualaikum Tuan...
Saya mempunyai kemusykilan berkaitan satu mimpi yg dialami oleh diri saya yang menampakan keturunan asal saya yg mana adakah seperti berikut:
Mengatakan bahawa saya berketurunan bani tamim nota yg dijumpai didalam mimpi adalah:
"Kita adalah keturunan bani Tamim seorg tentera yang dihantar oleh Nabi Muhammad SAW untuk menyebarkan agama Islam di Tanah Melayu"
Saya agak terkejut dr mimpi kerana saya bukanlah alim ulamak mahupun gol..berilmu agama yg tinggi sekadar ilmu asas agama saya miliki
tambahan pula diri saya bukanlah bersih dari dosa2 yg lalu....saya malu jika benarlah mimpi yg dimaksudkan ini malu kerana gagal mmemahami Islam dengan betul...dan malu kerana jika saya berketurnan seorg tentera ALLAH tetapi saya gagal menjaga akhlak dan agama ALLAH dengan sebenarnya...
Bolehkah mimpi ini dipercayai kerana apa yg dimimpi ini adalah mimpi pertama yg dialami oleh saya setelah 32tahn hidup di muka bumi ALLAH...
STK...
wa'alaykumussalam wra wbt,
Mimpi adalah salah satu jalan wahyu. Bani Tamim ini besar tersebar sebenarnya. Tapi yg dicari hanya seorang. Yang seorang itu istimewa sebab dia membawa genetik seseorang yg istimewa, seorang sahabat yg juga seorang wali penjaga Muhammad.
Tak perlu jadi seorang yg warak alim ulamak utk menjadikan seseorang itu dekat pada Raa pandangan Allah..cukup saja dengan pegangan kalimah Tawhid yg ikhlas, murni dan berisi.
Namun ada beberapa tanda yang zahir jelas lagi menjelaskan. Boleh hubungi email saya: zaidi2bkdsb@yahoo.com atau invite saya di Yahoo Messenger utk private chat. Ada sesuatu yg kamu perlu lihat dan saya perlu tengok.
Bagaiman mana cara yang terbaik untuk membersihkan jiwa?
Salamun...
Untuk membersih jiwa, maka perlulah sedar dalam qalbi dan ruhani kita ini ada kekotoran. Perlu Cermin Diri. Maka bila kita sedar diri kita ada kekotoran, kita akan bersuci dengan kerap sekali. Cara bersuci ialah dengan Zikru-ALLAHU sambil merendahkan hati di bawah ALLAHU Yang Maha Tinggi...maka hilanglah segala daki kesombongan warisan 'Iblis bawaan Syaitaan.
Terima kasih kerna bertanya.
Post a Comment