يَـا قَدِيْمٌ يَـا دَائِمٌ يَـا أَحَدٌ يَـا وَاحِدٌ يَـا صَمَدٌ يَـا قَدِيرٌ يَـا قَوِيٌّ يَـا عَزِيزٌ يَـا غَنِيٌّ يَـا كَرِيمٌ يَـا حَفِيظٌ يَـا شَهِيدٌ يَـا غَفُورٌ

يَـا يُبْدِئُ وَيُعِيدْ، يَـا ذَا الْقُوَّةِ الْمَتِينْ، يَـا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامْ، يَـا فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيدْ، يَـا عَلَّامُ الْغُيُوبْ،

يَـا أَرْحَمُ الرَّاحِمِينْ، يَـا أَحْكَمُ الْحَاكِمِينْ، يَـا خَيْرُ الْوَارِثِينْ، يَـا خَيْرُ الْمُنزِلِينْ، يَـا خَيْرُ الرَّاحِمِينْ،

يَـا خَيْرُ الرَّازِقِينْ، يَـا خَيْرُ الْفَاتِحِينْ، يَـا خَيْرُ الْغَافِرِينْ

فَعْلَمْ نَهُ

لَا إِلَـٰهَ إِلَّا اللَّهُ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا اللَّهُ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا اللَّهُ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا اللَّهُ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا اللَّهُ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا اللَّهُ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا اللَّهُ

وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهْ


وَاَنَّ مُحَمَّدٌ اعَبْدُه وَرَسُولُهْ

اللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ قَدْطَ قَدْهِلَتِيْ اَدْرِكْنيِ يَا رَسُولُ الله

سَلَامٌ عَلَيْكُمْ يَـا رُوْحُ اْلمُقَدَّسَةِ اَغِثْنِيْ بِغَوْصَةٍ وَانْظُرُوْنِيْ بِنَظْزَةٍ

يَـا نُقَبَاء ، يَـا نُجَابَاء ، يَـا اَبْدَالْ ، يَـا اَحْيَالْ ، يَـا اَوْتَـادْ ، يَـا عُمُودْ ، يَـا قُطُبْ ،

اَغِثْنِيْ اَغِثْنِيْ اَغِثْنِيْ ، بِرَحْمَةٍ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ


وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ ۚ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا

Wa Qul Jā'a Al-Ĥaqqu Wa Zahaqa Al-Bāţilu 'InnaAl-Bāţila Kāna Zahūqāan

Say: Has Emerged The Truth that Sunken All Falsehoods;

Behold! The Falsehood was made to be Sunken!

(Al-Qur’aan: The Ascension, 17: Verse 81)



Falsehoods are owned by someOne's Evil...

The DEvil's Owned

BUT

TruthS are Designed and produced by

the only One.

ONE GOD

Firman ALLAH

فَادْخُلِي فِي عِبَادِي وَادْخُلِي جَنَّتِي


WIRID

WIRID

Saturday, January 7, 2012

“Di Akhir Riwayat, Bermula Kembali”


“Di Akhir Riwayat, Bermula Kembali”

Mukadimah

Pada entri ini aku tak nak menulis panjang-berjela-jela. Sebabnya aku nak titipkan 51++ Riwayat (Al-Hadith) yang disabdakan oleh Rasul-ALLAHU (Utusan Pesuruh ALLAH) An-Nabiyina (Nabi Kami) Muhammad (Yang Terpuji) – (NM).

NM bersabda mengenai IM. Inilah isi entri pada kali ini.

Kedua-duanya pun Rasul (di utus sebagai pesuruh). Kedua-duanya pun Imam (pemimpin). Kedua-duanya pun Khalifa-ta-ALLAHU (Wakil-pada-ALLAH). Ada segolongan yang berkata yang seorang itu Nabi (Pembawa Khabar) dan yang seorang itu Khatam(Penutup)-an-Nabiyina(Nabi Kami). Ada segolongan yang berkata yang seorang itu Khatam-an-Nabiyina juga Rasul dan yang seorang itu Rasul yang bukan Nabi. Kebanyakannya berkata yang seorang itu Khatam-an-Nabiyina juga Rasul dan yang seorang itu Imam yang bukan Nabi dan bukan juga Rasul.

Paling senang kita rujuk perkataan pada Al-Qur’an dan Hadith:
“Muhammadun Khatam-an-Nabiyina” iaitu Muhammad Yang Satu Penutup Nabi Kami.
“An-Naas-Al-Imamah” iaitu Pemimpin Seluruh Umat Manusia.
“Ahl-al-Bayt” iaitu Ahli Rumah ‘Ibraahim juga serupa Ahli Rumah Muhammad.
“Al-Mahdi” iaitu Kendongan ‘Isaa ibn Maryaam juga maksudnya Yang DiTunjuki.

Tak kisahlah apa pun…ALLAH Lebih Tahu dan Dia Maha Tahu.
Tak sesat pun akidah selagi kita mengaku ALLAH itu Tuhan Yang Satu-satunya Hak (ada punya hak) dan Haq (benar) untuk disembah dan segala yang lainnya Tiada Hak (tidak berhak) dan Tiada Haq (Bathil/Palsu) untuk kita sembah.

Yang paling aku suka, aku dah kena cap (chop) “Blogger Akhir Zaman Yang Menentang Arus Semasa” dalam salah satu forum wali-wali syaitaan.

Yang agak aku suka, aku dah kena label (sticker) “Al-Kaf-Fa-Raa Dajjal” di tengah dahi dalam salah satu forum ASWJ Pewaris Nabi.

Yang aku suka, aku dah kena fatwa “Sesat” di salah satu forum ‘Alam Jin.

Yang paling aku tak suka, kalaulah esok hari Sabtu sebelum matahari terbit, berlakulah As-Saati-il-Qiyamah…99.999% manusia bersangka mereka masuk Syurga Impian padahal Syurga Impian bagi mereka itu sebenarnya Neraka Igauan bagi mereka. Maka menanglah ‘Iblisin (pengikut ‘Iblis) iaitu Al-Masih-ud-Dajjal menyesatkan majoriti Baani Aadam. Tapi ALLAH Dia-kan Maha Menang dan takkan dibiarkan-Nya berlaku begitu.
Yang paling aku takut, jika masa diputar balik (rewind) dan aku jadi Aadam The One dan ‘Iblis pula menjadi Hawa-ku. Eve, Evil, dEvil dan Hawa (Nafsu) kan dekat-dekat maknanya? Berjenuhlah aku nak melayan Hawa membiakkan genetic Baani Aadam yang berpuluh billion ramainya!

“Berhentilah mengarut Zaidiiiiiiyi”, begitulah “bisikan” Srikandi yang terbaru aku dengar sekarang. Sebut pasal bisikan, teringat aku soalan favourite doctor-doctor pakar yang tua-tua dan doctor-doctor bakal yang muda-muda (lagi lawa-lawa) yang “interview” aku dulu: “Ada dengar bisikan?”. Aku jawab: “Adaaaa…ada 2 jenis, yang satu itu bisikan di telinga sampai berair lubang telinga 3 bulan dan yang satu lagi bisikan hatif yang tak henti-henti di hati. Yang di telinga itu suara-suara jin tapi tidaklah memudaratkan kerana saya belajar ilmu Khalifa-ta-Khatam-ad-Jaan tetapi yang di hati tu yang merunsingkan sebab ia semacam wahyu. Dan wahyu pula ada 60 cabang dalam dua jenis. Yang satu berkalam-kalam yakni Wahyu Kalimat seperti yang diturunkan pada Al-Qur’an dan yang satu lagi berbalam-balam yakni Wahyu Inspirasi seperti yang Nabi sabdakan pada khalayak…misalnya:-  
  

             
1.     Dari 'Ali r.a., bersabdalah Rasulullah SAW.:
"Al-Mahdi  itu adalah dari kami, Ahlul-Bayt, Allah akan memperbaikinya dalam satu malam." (HR. Ahmad).

2.    Dari Ummu Salamah, ia berkata: "Aku dengar Rasulullah SAW. bersabda:
"Al-Mahdi itu adalah dari keturunanku, yakni putera Fatimah." (HR. Abu Dawud, Ibn Majah, Tabrani, dan al-Hakim).

3.    Dari 'A'isya r.a., ia berkata: Rasulullah SAW. bersabda:
"Al-Mahdi itu adalah seorang laki-laki dari keturunanku, ia berperang atas dasar sunnahku, sebagaimana aku berperang atas dasar wahyu." (HR. Nu'aim ibn Hammad)

4.    Dari Hudzaifah r.a., berkata: Rasulullah SAW. bersabda:
"Al-Mahdi itu adalah seorang laki-laki dari anak keturunanku, warna-nya, warna Arab, tubuhnya tubuh orang Isra'il, pada pipi sebelah kanannya ada tahi lalat. Seakan-akan dia seperti bintang bercahaya, memenuhi bumi dengan keadilan, sebagaimana dipenuhinya bumi itu oleh kepalsuan. Penghuni bumi dan langit, burung di udara merasa senang kekhilafatan-nya." (HR. Rauyani dan Abu Nu'aim) .

5.    Dari Husain r.a., bahwasanya Nabi SAW. bersabda:
"Gembirakanlah hai Fatimah, al-Mahdi itu dari mu." (HR. Ibn 'Asakir)

6.    Dari Hudzaifah r.a., berkata: "Rasulullah SAW. Bersabda:
"Al-Mahdi itu adalah seorang laki-laki dari anak-ku, wajahnya seperti bintang bercahaya." (HR. Rauyani dan Abu Nu'aim)

7.    Dari 'Ali dari Nabi SAW. bersabda:
"Seandainya masa itu hanya tinggal sehari saja lagi, pastilah Allah mengutus seorang laki-laki dari Ahl Bayt-ku yang akan memenuhi masa itu dengan keadilan sebagaimana ia pernah dipenuhi oleh kepalsuan." (HR. Abu Dawud)

8.    Dari Ibn Mas'ud dari Nabi SAW. bersabda:
"Nama al-Mahdi adalah Muhammad." (HR. Nu'aim ibn Hammad)

9.    Dari 'Ali r.a., dan ia memandang puteranya Hasan, maka ia berkata:
"Sungguh anakku adalah seorang tuan, sebagaimana Nabi SAW menamakannya Sayyid. Dan akan lahir seorang laki-laki dari tulang sulbiya yang diberi nama dengan nama nabi kalian, yang menyerupai dari perangainya tetapi tidak serupa dari kejadiannya, kemudian menyebutkan sebuah kisah akan memenuhi bumi dengan keadilan." (HR. Abu Dawud)

10.  Nari Abu Sa'id r.a. dari Nabi SAW., bersabda:
"Al-Mahdi itu dari-ku, dahinya luas, hidungnya mancung, dia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi itu telah dipenuhi oleh kezaliman dan kepalsuan, ia berkuasa selama tujuh tahun." (HR. Ahmad, Ibn Abi Syaibah, Ibn Majah, Nu'aim ibn Hammad, dan al-Hakim)

11.  Dari Abu Sa'id r.a., dari Nabi SAW. bersabda:
"Al-Mahdi itu dari kami Ahlul-Bayt, seorang laki-laki dari ummatku, hidungnya mancung, dia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana ia dipenuhi oleh kepalsuan." (HR. Abu Nu'aim)

12.  Dari Anas r.a., "Aku mendengar Rasulullah bersabda:
"Kami tujuh orang putera 'Abdul-Muttalib yang menjadi Sayyid kepada ahli surga: Aku, Hamzah, 'Ali, Ja'far, Hasan, dan Husain, dan al-Mahdi." (HR. Ibn Majah dan Abu Nu'aim)

13.  Dari 'Auf ibn Malik r.a., bahwasanya Nabi SAW. bersabda:
"Akan datang fitnah yang gelap gulita (kesesatan yang besar), yang diikuti oleh fitnah-fitnah yang satu terhadap yang lain, sehingga keluarlah seorang laki-laki dari Ahlul-Bait-ku yang disebut al-Mahdi. Maka apabila kamu menjumpainya, ikutilah dia, dan jadilah kamu tergolong orang yang mendapat petunjuk." (HR. Tabrani)

14.  Dari Abu Sa'id al-Khudri, ia berkata: Rasulullah SAW. mengingatkan:
"Akan menimpa ummat ini suatu fitna sehingga tidak ada tempat untuk berlindung yang dapat melindunginya dari kezaliman, kemudian Allah mengutus seorang laki-laki dan keturunan Ahlul-Bayt-ku. Maka dia memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana ia dipenuhi oleh kezaliman, penghuni langit dan bumi merasa senang kepadanya. Langit tidak menahan sesuatu pun dari titik-titik hujannya, kecuali ia menurunkannya dengan deras, dan bumi tiada pula menahan sesuatu pun dari yang tumbuh darinya, sehinggakan orang yang telah mati. Al-Mahdi saat itu hidup tujuh atau delapan tahun ." (HR. al-Hakim)

15.  Dari 'Ali al-Hilali r.a., bahwasanya Rasulullah SAW. bersabda kepada Fatimah:
"Demi Tuhan yang mengutus aku membawa kebenaran, sesungguhnya dari keduanya yakni Hasan dan Husain, Mahdi dari ummat ini, apabila dunia telah menjadi goncang kerna pertempuran, fitnah merajalela, jalan-jalan terputus, sebagian menyerang satu sama lain, maka yang tua tiada sayang kepada yang muda, dan yang muda tiada lagi menaruh hormat kepada yang tua. Maka pada saat itu Allah mengutus dari Hasan dan Husain, seorang yang akan meroboh benteng kesesatan dan hati-hati yang pekat. Dia akan menegakkan Agama ini pada akhir zaman, sebagaimana aku menegakkan Agama itu di masa pertama. Di akan memenuhi bumi dengan keadilan, sebagaimana ia dipenuhi oleh kepalsuan." (HR. Tabrasõi dan Abi Nu'aim)

16.  Dari 'Ali ibn Abi Talib, bahwasanya ia bertanya kepada Rasulullah SAW.:
"Apakah al-Mahdi itu dari kita atau selain kita, ya Rasulullah?" Jawab Nabi: "Bahkan dari kita. Pada kita Allah menutup sebagaimana pada kita Allah telah memberi kemenangan. Kerna kitalah diselamatkan dari kemusyrikan, dan kerna kita pula Allah menjinakkan di antara hati-hati mereka, sesudah permusuhan yang jelas, sebagaimana Allah telah menjinakkan hati-hati mereka sesudah permusuhan syirk!" (HR. Tabrani)

17.  Dari Ibn Mas'ud r.a., ia berkata: Nabi bersabda:
"Seandainya dunia tinggal satu malam saja lagi, pasti Allah memanjangkan malam itu, sehingga seorang dari Ahlul-Baytku berkuasa, namanya serupa dengan namaku, dan nama bapaknya serupa dengan nama bapaku. Dia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana ia dipenuhi oleh kezaliman dan kepalsuan, dan ia membagi-bagikan harta secara rata. Dan Allah menjadikan hati ummat ini merasa kaya, maka ia menetap selama tujuh atau sembilan dan sesudah itu, tidak ada lagi kebaikan dalam hidup." (HR. Abu Nu'aim)

18.  Dari Ibn Masud r.a., ia berkata: Sewaktu kami berada di samping Rasulullah SAW., tiba-dba datang sekelompok pemuda dari Bani Hashim, maka setelah nabi melihat mereka, tergenanglah air matanya dan berubahlah warnanya. Maka aku pun bertanya: "Kami senantiasa melihat wajahmu ada sesuatu yang dibencinya," maka ucap beliau:
"Sungguh kami dari Ahlul-Bayt, yang Allah telah memilihkan untuk kami kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. Dan sesunggunnya Ahlul-Bayt-ku sesudahku nanti akan menemui bencana dan pengusiran sehingga datang sekelompok orang dari arah sebelah timur yang membawa bendera hitam. Mereka menuntut hak, maka hak itu tidak diberikan lalu mereka memeranginya, mereka pun kemudian memperoleh kemenangan. Selanjutnya apa yang telah mereka minta itu diberikan, tetapi mereka tidak mau menerimanya, sehingga mereka memberikannya kepada seorang laki-laki dari Ahlul-Bayt-ku. Kemudian dia memenuhinya dengan keadilan sebagaimana dipenuhi ia oleh kepalsuan. Maka barangsiapa di antara kalian yang menjumpai yang demikian itu, hendaklah mendatangi mereka sekalipun harus merangkak di atas salju, maka sebenarnya merekalah al-Mahdi." (HR. Ibn Abi Syaibah, Nu'aim ibn Hammad dan Ibn Majah dan Abu Nu'aim)

19.  Dari Sa'id ibn Musayyab, ia berkata: Rasulullah bersabda:
"Bendera-bendera hitam milik Bani.... muncul dari timur Arab, kemudian mereka tinggal selama dikehendaki Allah, kemudian kecil berbendera hitam muncul memerangi seorang laki-laki dari putera Abu Sufyan dan kawan-kawannya, dari sebelah timur, mereka diharuskan taat pada al-Mahdi." (HR. Nu'aim ibn Hammad)

20. Dari Sauban r.a., ia berkata: "Rasulullah SAW., bersabda:
"Tiga kesemuanya adalah putera Khalifah, akan berperang dekat tempat perbendaharaanmu, kemudian tidak seorang pun dari mereka yang memperolehnya. Lalu dari arah timur (Nabi menunjukkan tangannya ke arah Khorasan) muncul bendera-bendera hitam memerangi kalian, dengan perang yang belum pernah digunakan oleh sesuatu kaum pun, kemudian datang Khalifa-ta-Allaha al-Mahdi. Apabila kalian mendengarnya, maka datangilah dia dan berbai'atlah padanya, sekalipun merangkak di atas salju, maka sesungguhnya dia adalah Khalifa-ta-Allaha al-Mahdi. (HR. Ibn Majah, al-Hakim, dan disahihkan oleh Abu Nu'aim)

21.  Dari Sauban al-Baihaqi, berkata: RasululIah SAW. bersabda:
"Apabila kalian melihat bendera-bendera hitam datang dari (menunjukkan tangan arah Khorasan, yakni Timur), maka datangilah dia, sesungguhnya disana ada Khalifa-ta Allaha al-Mahdi." (Musnad Imam Ahmad dalam Dala'ilun-Nubuwwah. Juga diriwayatkan oleh Nu'aim ibn Hammad, al-Hakim, dan Abu Nu'aim.)

22. Dari 'Amr ibn Yasir, berkata: Rasulullah bersabda:
"Hai 'Abbas! Sesungguhnya perkara ini, Allah telah memulai dengan aku, dan akan diakhirinya oleh seorang laki-laki dari putera-mu, dia akan memenuhinya dengan keadilan sebagaimana bersama-sama 'Isa a.s." (Lihat dalam Kanzul-'Ummal, Juz VII, hlm. 177)

23. Dari 'Ali, Nabi SAW., bersabda:
"Akan muncul seorang laki-laki dari belakang sungai, yang disebut al-Harith, seorang petani yang didahului oleh seorang laki-laki yang disebut Mansur. Dia tinggal atau menetap bersama keluarga Muhammad SAW., sebagaimana orang Quraisy tinggal bersama Rasulullah SAW., dan wajib bagi setiap Mukmin menolongnya atau memenuhi ajakannya."

24. Rasulullah SAW., bersabda:
"Ya Allah jadikanlah dia pemimpin dan al-Mahdi." (HR. Tirmizi)

25. Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi SAW. bersabda:
"Akan ada diantara ummatku al-Mahdi, jika umurnya pendek maka tujuh, jika tidak, maka delapan dan jika tidak juga, maka sembilan tahun. Ummatku akan memperoleh kenikmatan yang belum pernah mereka perolehnya seperti itu, orang baik-baik di antara mereka maupun dari orang jahat. Allah akan menurunkan hujan lebat pada mereka, dan bumi tidak akan menahan yang tumbuh sedikit pun, dan harta benda akan bertompok-tompok. Seorang berseru, "Hai Mahdi! berikanlah harta itu kepadaku!" Maka jawabnya: "Ambillah!" (HR. ad-Daruqutni dar Tabrani)

26. Dari Abu Sa'id r.a., Sungguh Rasulullah SAW. Telah bersabda":
"Al-Mahdi akan muncul dari ummatku, Tuhan akan menurunkan hujan untuk manusia, ummat akan merasa senang, ternakan hidup, dan bumi menumbuhkan, dan harta akan diberikan dengan merata." (HR. Abu Nu'aim dan al-Hakim)

27. Dari Abu Sa'id al-Khudri r.a., dari Nabi SAW. bersabda:
"Sungguh dari ummatku akan muncul al-Mahdi, yang hidup lima, tujuh, atau sembilan - Sa'id yang meriwayatkan hadis ini - ragu-ragu. Lalu kami bertanya, apa maksudnya yang demikian itu?" Ia menjawab: "Tahun." Sabda Nabi selanjutnya: "Maka datanglah seorang laki-laki kepadanya, lalu berkata: "Hai Mahdi berilah aku!" Kata Mahdi: Kemudian ia datang kepadanya membawa dengan kainnya sekuat-kuat ia membawanya." (HR. Tirmizi dan katanya ini hadis hasan-sahih)

28. Dari Abu Sa'id r.a., ia berkata: Rasulullah bersabda:
"Ketika masa terhenti, dan fitnah merajalela, seorang laki-laki yang disebut al-Mahdi yang pemberiannya dapat menenangkan." (HR. Nu'aim dan Abu Nu'aim)

29. Dari Abd Sa'id r.a., bahwasanya Nabi SAW. Bersabda:
"Akan ada di kalangan ummatku seorang al-Mahdi, jika umurnya sedang maka tujuh, apabila tidak maka sembilan. Ummatku akan mendapat kenikmatan yang belum pernah terdengar sama sekali nikmat seperti itu. Bumi akan memberikan hasilnya dan tak ada sesuatupun yang ditahannya dari mereka. Harta pada saat itu bertimbun-timbun lalu berdirilah seorang lelaki dan berkata: "Hai Mahdi berikanlah aku." Jawabnya: "Ambillah olehmu." (HR. Ibn Majah)

30. Dari ibn 'Umar r.a., berkata, Nabi SAW. bersabda:
"Al-Mahdi akan muncul dan kepalanya berserban. Besertanya seorang penyeru yang berseru – “Inilah Mahdi Khalifat Allah, kerna itu ikutilah dia”. (HR. Abu Nu'aim)

31.  Dari 'Umar r.a., ia berkata: Rasulullah SAW. Bersabda:
"Al-Mahdi akan muncul dan di atas kepalanya ada malaikat yang berseru: ‘Ini adalah al-Mahdi, kerna itu ikutilah dia!" (HR. Abu Nu'aim)

32. Dari 'Abdullah ibn Sa'id az-Zubaidi berkata:Rasulullah SAW. bersabda:
"Manusia akan keluar dari arah timur menyerahkan kekuasaan kepada al-Mahdi." (HR. Ibn Majah dan Tabrani)

33. Dari 'Amr ibn 'As berkata:
"Tanda akan munculnya al-Mahdi, apabila ada pasukan tentara terbenam di daerah Bai’da', maka itulah tanda keluarnya Mahdi." (HR.Nu'aim)

34. Dari Abu Sa'id r.a., ia berkata: Rasulullah bersabda:
"Aku beri kalian khabar gembira tentang al-Mahdi yaitu, dia seorang laki-laki dari suku Quraisy, yang dikirim untuk ummatku ketika manusia dalam perselisihan dan kegoncangan. Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan, sebagaimana bumi telah dipenuhi oleh kepalsuan dan kezaliman. Penghuni langit dan bumi akan merasa senang kepadanya. Ia akan membagi-bagikan harta benda secara haq, kemudian ada seorang laki-laki bertanya kepadanya: "Apakah arti haq itu"? Jawabnya: "Di antara manusia, yang sama banyak. Dan hati ummat Muhammad akan dipenuhi oleh rasa kaya, dan keadilannya merata mereka, sehingga dia menyuruh seorang penyeru yang berseru: "Barang siapa perlukan-ku, maka tak seorang pun yang datang kepadanya, kecuali seorang laki-laki, lalu ia meminta sesuatu kepadanya." Al-Mahdi berkata: Datanglah kepada petugas yang mengurusnya, sehingga ia memberimu!" Kemudian ia datang kepadanya dan mengatakan: "Aku adalah di utus Mahdi kepadamu, agar kamu memberi harta kepadaku. "Selanjutnya ia menyatakan: "Akulah di antara ummat Muhammad seluruhnya yang paling haloba nafsunya, mereka semua jika membelek-belek harta ini, maka ditinggalkan harta ini, selain aku, lalu harta itu dikembalikan kepadanya, lalu berkatalah petugas itu: "Sungguh kami tidak akan menerima balik apa yang telah kami berikan." Maka tinggallah Mahdi dalam keadaan yang demikian itu, enam, atau tujuh, atau delapan, atau sembilan tahun. Dan sepeninggalannya tidak ada lagi kehidupan yang sebaik itu." (HR. Ahmad, al-Mawardi, dan Abu Nu'aim)

35. Dari Abu Sa'id al-Khudri r.a., dari Nabi SAW. bersabda:
"Akan berkumpullah bersama-sama al-Mahdi, ummat-nya seperti berkumpulnya lebah pada ratunya. Dia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana ia dipenuhi oleh kepalsuan sehingga manusia menjadi sebagaimana halnya keadaan mereka yang mula-mula, tidak membangunkan orang yang tidur dan tidak pula mengalirkan darah." (HR. Nu'aim ibn Hammad)

36. Dari Jabir r.a., ia berkata: Rasulullah bersabda":
" 'Isa ibn Maryam akan turun, lalu ia bersabda: "Pemimpin mereka adalah al-Mahdi". (Mahdi) berkata, "Marilah solat bersama kami.". Ia menjawab: "Ingatlah! Bahwasanya sebagian kamu menjadi pemimpin pada sebagian yang lain, sebagai penghormatan Allah kepada ummat ini." (HR. Abu Nu'aim)

37. Dari Jabir ibn 'Abdillah r.a., berkata: Rasulullah SAW. bersabda:
"Segolongan ummatku akan selalu berperang membela kebenaran, sehingga turunlah 'Isa ibn Maryam pada saat fajar terbit di Bayt-al-Maqdis. Ia turun pada al-Mahdi, maka dikatakan (oleh Al-Mahdi): "Majulah ke depan hai Nabi Allah! dan salatlah bersama kita." Maka ia ('Isa) berkata: "Ummat ini menjadi pemimpin sebagian yang satu pada sebagian yang lain." (HR. Ibn Amr ad-Dani)

38. Dari Hudzaifah r.a., berkata: "Rasulullah SAW., bersabda:
"Mahdi menolehkan mukanya, dan sungguh 'Isa ibn Maryam telah turun seakan-akan air menetes dari rambutnya, maka berkatalah Al-Mahdi: Majulah ke depan dan salatlah bersama-sama seluruh umat manusia. 'Isa menjawab: "Sesungguhnya salat itu di-iqamatkan adalah untukmu, lalu salatlah 'Isa al-Masih di belakang seorang laki-laki dari anak keturunanku." (HR. Abu 'Amr ad-Dani)

39. Dari Abu Umamah r.a., ia berkata: Rasulullah telah berkhutbah pada kita dan beliau menyebut-nyebut tentang Dajjal, lalu bersabda:
"Kota Madinah akan bersih dari kotoran yang mengotorinya, sebagaimana seperti alat peniup api membersihkan kotoran besi. Hari itu akan disebut sebagai Hari Pelepasan (Yaum-al-Khalas)." Ummu Yuyaik berkata: "Dimanakah di saat itu orang-orang Arab hai Rasulullah? "Nabi menjawab: "Mereka pada hari itu sedikit, kebanyakan mereka berada di Bayt-al-Maqdis dan imam mereka adalah al-Mahdi, seorang laki-laki saleh. Sewaktu imam mereka telah ke depan, salat subuh bersama mereka, tiba-tiba turunlah 'Isa ibn Maryam kepada mereka waktu itu. Maka imam pun sorot ke belakang supaya dia 'Isa menjadi imam. Kemudian ia ('Isa) meletakkan tangannya diantara kedua bahunya (Al-Mahdi) kemudian 'Isa berkata kepada al-Mahdi: "Kedepanlah dan salatlah, kerana sebenarnya salat yang telah di-iqamat itu adalah untukmu." Maka salatlah bersama mereka imam mereka." (HR. Ibn Majah, Ibn Khuzaimah, Abu 'Uwanah, al-Hakim, Abu Nu'aim)

40. Dari Ibn 'Abbas r.a., ia berkata: Rasulullah SAW. bersabda:
"Tidak akan binasa suatu ummat, yang aku sebagai Pemulanya, 'Isa ibn Maryam sebagai Penutupnya, dan al-Mahdi pada pertengahannya." (HR. Abu Nu'aim)

41.  Dari Anas ibn Malik dari Nabi SAW., bahwasanya beliau bersabda:
"Tidak seorang pun al-Mahdi, kecuali 'Isa ibn Maryam." (HR. Baihaqi dan al-Hakim)

42. "Hampir dekat masanya, orang yang hidup di antara kalian, akan berjumpa dengan 'Isa ibn Maryam sebagai Imam Mahdi."

43. Dari Anas r.a., Nabi SAW. bersabda:
"Keadaan tidak akan bertambah melainkan hanya kesusahan, dunia tidak akan bertambah melainkan hanya semakin surut ke belakang, tiada bertambah manusia melainkan semakin haloba, tidaklah Hari Qiyamat akan terjadi, melainkan manusia semakin bertambah jahat, dan ketiadaan Mahdi akan muncul kembali 'Isa ibn Maryam." (HR. Ibn Wajah)

44. Sabda Nabi SAW.:
"Hampir masa, orang yang hidup antara kalian akan berjumpa dengan 'Isa ibn Maryaam sebagai imam dan sebagai hakim yang adil." (HR. Ahmad)

45. Nabi bersabda, bahwa al-Mahdi akan menyatakan:
"Dan barang siapa ingin melihat 'Isa al-Masih dan Sam'un, maka aku inilah orangnya." (Birhar al-Anwar, juz 13, hlm.202)
[Nota: Dikisahkan, bahawa Rasullah Muhammad SAW tesenyum sendiri, lalu bertanyalah salah seorang sahabatnya, “Apa yang membuatmu tersenyum wahai Rasulullah? ”Rasullah menjawab, “Diperlihatkan kepadaku hari akhir ketika dimana seluruh manusia dikumpulkan di Mahsyar. Semua Nabi dan Rasul berkumpul bersama umatnya masing-masing, masuk ke dalam syurga. Ada salah seorang nabi yang dengan membawa pedang, yang tidak mempunyai pengikut satupun, masuk ke dalam surga, dia adalah Sam’un.”]

46. Dari Hudzaifah ibn Yaman, berkata: "RasululIah SAW. bersabda:
"Apabila telah melepasi 1240 tahun, Allah akan mengutus al-Mahdi." (an-Najmus-Saqif, Juz: II, halaman 209)
[Nota: Jama'ah Ahmadiyya memandang riwayat tersebut di atas sebagai suatu yang tepat, imam mereka Mirza Ghulam Ahmad yang diakui sebagai al-Mahdi telah lahir pada tahun 1250H, dan mendakwa dirinya sebagai al-Mahdi dan al-Masih pada tahun 1290. Dan kelahirannya tersebut ditandai dengan terjadi dua kali gerhana, yaitu gerhana bulan di awal Ramadan dan gerhana matahari dipertengahannya, sebagai dinyatakan dalam hadis berikut ini:
Dari Muhammad ibn 'Ali berkata: "Sesungguhnya (kelahiran) Mahdi kita, ditandai oleh dua hal yang belum pernah terjadi sejak Allah mencipta langit dan bumi. Yaitu gerhana bulan dipermulaan bulan Ramadan dan gerhana matahari dipertengahannya. Keduanya tidak pernah terjadi sejak Allah mencipta langit dan bumi." (HR. ad-Daruqutni)]

47. Dari 'Amr ibn 'As berkata: "Tanda al-Mahdi yaitu apabila ada pasukan perang terbenam di Ba'ida, maka itulah tanda keluarnya al-Mahdi".

48. Dari Qatadah r.a., berkata: RasulullahSAW. bersabda:
"Mahdi akan muncul dari antara Madinah ke Makkah. Kemudian ia dikeluarkan oleh orang-orang dari tengah-tengah kelompok mereka. Lalu mereka berbai'at kepadanya di antara rukun dan maqam, sedang ia tidak menyukainya." (HR Nu'aim ibn Hammad)

49. Nabi bersabda:
"Al-Mahdi akan keluar dari sebuah kampung yang disebut Kar'ah." (HR. Abu Nu'aim dan Abu Bakr al-Maqri)
"Al-Mahdi akan keluar dari suatu kampung yang disebut kampung Karimah." (HR. Abu Nu'aim)
"Al-Mahdi akan muncul dari sebuah kampung yang disebut Kadi'ah." (Jawahirul-Asrar, karya Syaikh 'Ali Hamzah ibn 'Ali at-Tusi)
"Akan muncul bintang berekor di sebelah timur sebelum keluarnya al-Mahdi." (HR. Nu'aim)

50. Dari Husain ibn 'Ali, ia meriwayatkan:
"Apabila kalian melihat tanda api besar di ufuk langit di sebelah timur, yang keluarnya di malam hari, maka saat itu manusia akan mendapat kelapangan dan di waktu itulah kemunculan al-Mahdi."

51.  "Jika kalian melihat nyala api di sebelah ufuk tiga atau tujuh hari, maka haraplah kelapangan untuk keluarga Muhammad, 'insya Allah." (HR. Imam Muhammad ibn Bakir

6 comments:

Penyelamat Dunia said...

bagus artikel ni tapi...

Kita sebagai jiran tetangga digalakkan untuk saling ziarah menziarahi.. huhu..
Jom masuk blog saya. Ada post terbaru bertajuk Realiti Betul Perempuan dan Duit

Anonymous said...

Assalamualaikum Tuan...

Saya mempunyai kemusykilan berkaitan satu mimpi yg dialami oleh diri saya yang menampakan keturunan asal saya yg mana adakah seperti berikut:

Mengatakan bahawa saya berketurunan bani tamim nota yg dijumpai didalam mimpi adalah:
"Kita adalah keturunan bani Tamim seorg tentera yang dihantar oleh Nabi Muhammad SAW untuk menyebarkan agama Islam di Tanah Melayu"

Saya agak terkejut dr mimpi kerana saya bukanlah alim ulamak mahupun gol..berilmu agama yg tinggi sekadar ilmu asas agama saya miliki
tambahan pula diri saya bukanlah bersih dari dosa2 yg lalu....saya malu jika benarlah mimpi yg dimaksudkan ini malu kerana gagal mmemahami Islam dengan betul...dan malu kerana jika saya berketurnan seorg tentera ALLAH tetapi saya gagal menjaga akhlak dan agama ALLAH dengan sebenarnya...

Bolehkah mimpi ini dipercayai kerana apa yg dimimpi ini adalah mimpi pertama yg dialami oleh saya setelah 32tahn hidup di muka bumi ALLAH...
STK...

Mahmmadun 'Abd ALLAH said...
This comment has been removed by the author.
Mahmmadun 'Abd ALLAH said...

wa'alaykumussalam wra wbt,

Mimpi adalah salah satu jalan wahyu. Bani Tamim ini besar tersebar sebenarnya. Tapi yg dicari hanya seorang. Yang seorang itu istimewa sebab dia membawa genetik seseorang yg istimewa, seorang sahabat yg juga seorang wali penjaga Muhammad.

Tak perlu jadi seorang yg warak alim ulamak utk menjadikan seseorang itu dekat pada Raa pandangan Allah..cukup saja dengan pegangan kalimah Tawhid yg ikhlas, murni dan berisi.

Namun ada beberapa tanda yang zahir jelas lagi menjelaskan. Boleh hubungi email saya: zaidi2bkdsb@yahoo.com atau invite saya di Yahoo Messenger utk private chat. Ada sesuatu yg kamu perlu lihat dan saya perlu tengok.

Anonymous said...

Bagaiman mana cara yang terbaik untuk membersihkan jiwa?

Mahmmadun 'Abd ALLAH said...

Salamun...

Untuk membersih jiwa, maka perlulah sedar dalam qalbi dan ruhani kita ini ada kekotoran. Perlu Cermin Diri. Maka bila kita sedar diri kita ada kekotoran, kita akan bersuci dengan kerap sekali. Cara bersuci ialah dengan Zikru-ALLAHU sambil merendahkan hati di bawah ALLAHU Yang Maha Tinggi...maka hilanglah segala daki kesombongan warisan 'Iblis bawaan Syaitaan.

Terima kasih kerna bertanya.